SEKAYU — Suara riang anak-anak mewarnai markas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Musi Banyuasin, Senin lalu. Sebanyak puluhan siswa Aisyah Kindergarten mengikuti kunjungan edukatif yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga siang hari.
Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan. Para siswa diajak berinteraksi langsung dengan petugas dan alat-alat pemadam kebakaran. Kepala Bidang Damkar Muba, Dendi Suhendar, menyebut edukasi keselamatan penting ditanamkan sejak usia dini.
Belajar Sambil Bermain: Simulasi Api hingga Water Play
Anak-anak mendapat giliran memadamkan api dalam simulasi yang dirancang aman. Dengan dipandu petugas, mereka menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) secara bergiliran. Tak hanya itu, ada juga permainan halang rintang yang mensimulasikan proses evakuasi saat kebakaran.
Momen paling ditunggu adalah sesi fun water play. Para siswa basah-basahan bermain semprotan air dari mobil pemadam kebakaran. Mereka juga naik ke atas armada Damkar dan melihat langsung perlengkapan seperti helm, jaket pelindung, selang air, hingga tabung oksigen.
Berani Pegang Ular, Latih Keberanian Anak
Petugas Damkar yang dipimpin Ronaldi juga memperlihatkan ular hasil evakuasi. Beberapa siswa yang didampingi petugas berani memegang ular tersebut secara bergantian. Pengalaman ini menjadi sarana melatih keberanian dan pengenalan satwa liar bagi anak-anak.
Kegiatan diawali dengan senam bersama, doa, dan sambutan dari Kepala Sekolah Aisyah Kindergarten, Windri Try Yundari. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Damkar Muba.
Pendidikan Karakter Lewat Pengalaman Nyata
Windri menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah mengembangkan pendidikan karakter. “Kami tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun kepemimpinan, keberanian, kemandirian, serta rasa percaya diri anak melalui pengalaman belajar nyata dan menyenangkan,” ujarnya.
Kunjungan edukatif ini berlangsung aman dan tertib. Para siswa pulang dengan pengalaman berharga tentang pentingnya keselamatan diri dan lingkungan, serta kekaguman baru terhadap profesi pemadam kebakaran.