LUBUK LINGGAU — Dua pelajar dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit sepeda motor di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Senin (15/4) siang. Peristiwa itu sontak menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Korban jiwa diketahui merupakan dua orang pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Keduanya tewas di tempat setelah mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh akibat benturan keras. Satu korban lainnya dilaporkan mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Awal Mula: Tabrakan Depan yang Tak Terhindarkan
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu korban melaju dari arah Curup menuju Lubuk Linggau. Di tikungan tajam, motor tersebut diduga oleng dan masuk ke jalur lawan.
Dari arah berlawanan, melaju dua unit sepeda motor lainnya. Benturan frontal pun tak terhindarkan. Tiga kendaraan roda dua itu bertabrakan dengan kecepatan tinggi, menyebabkan seluruh pengendara dan penumpang terpental ke aspal. Warga yang berada di lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan pertama sambil menghubungi petugas kepolisian dan ambulans.
Proses Evakuasi dan Penanganan
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Lubuk Linggau tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian. Tiga unit kendaraan yang terlibat dievakuasi ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, dua jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuk Linggau untuk divisum.
Kanit Laka Lantas Polres Lubuk Linggau mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan tersebut, terutama di titik-titik rawan kecelakaan seperti tikungan tajam dan jalan menurun. "Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kecepatan dan kondisi kendaraan," ujarnya.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Polres Lubuk Linggau masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan yang terlibat untuk mengetahui kondisi teknis di lapangan. Kasus ini telah masuk dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh unit laka lantas.
Keluarga korban yang datang ke rumah sakit tak mampu menahan tangis. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pelajar yang kerap menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari. Pihak sekolah tempat korban menimba ilmu juga menyampaikan duka mendalam atas kejadian tragis tersebut.