BATURAJA — Bupati OKU Teddy Meilwansyah memastikan setiap kecamatan di 16 wilayah administrasi mendapat jatah satu ekor sapi kurban. Satu ekor di antaranya diserahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid di Kecamatan Muara Jaya untuk disembelih dan dibagikan.
“Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini pemerintah daerah membagikan sebanyak 12 ekor sapi kurban untuk masyarakat hingga pelosok desa,” kata Teddy di Baturaja, Rabu.
Mekanisme Distribusi: Perangkat Desa dan Panitia Lokal Jadi Kunci
Pembagian daging kurban tidak dilakukan secara seremonial di pusat kota. Pemkab OKU menginstruksikan perangkat desa, pengurus masjid, dan panitia setempat untuk mengatur distribusi agar tepat sasaran.
Daging kurban langsung diantarkan ke rumah-rumah warga yang berhak menerima. Kelompok prioritas meliputi kaum dhuafa, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu di masing-masing kecamatan.
Standar Kebersihan dan Syariat Jadi Perhatian
Bupati menekankan agar proses pemotongan, pengolahan, hingga pembagian daging kurban tetap memperhatikan syariat Islam serta standar kebersihan dan kesehatan pangan. Hal ini penting mengingat daging akan dikonsumsi langsung oleh warga di pelosok.
“Momentum Idul Adha bukan hanya sekedar ibadah menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Teddy.
Apa Target ke Depan?
Pemkab OKU berharap kegiatan ini menjadi tradisi luhur yang terus dijaga. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten OKU diyakini mampu memperkuat semangat berkurban dan berbagi di setiap lapisan masyarakat.