Pencarian

Paramount+ Gunakan AI untuk Bikin Thumbnail Star Trek II: Wrath of Khan, Hasilnya Bikin Gemas dan Tuai Kecaman Penggemar

Sabtu, 30 Mei 2026 • 00:14:08 WIB
Paramount+ Gunakan AI untuk Bikin Thumbnail Star Trek II: Wrath of Khan, Hasilnya Bikin Gemas dan Tuai Kecaman Penggemar
Thumbnail Star Trek II: Wrath of Khan di Paramount+ menggunakan AI dengan hasil yang kontroversial.

SUMATERA SELATAN — Platform streaming Paramount+ kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena konten orisinalnya, melainkan ulahnya dalam urusan desain thumbnail. Seperti dilaporkan Kotaku, layanan milik Paramount Global itu diduga menggunakan generative AI untuk membuat gambar sampul film Star Trek II: The Wrath of Khan (1982).

Masalahnya, hasil olahan AI itu sangat janggal. Thumbnail memperlihatkan Kapten James T. Kirk (William Shatner) dengan setelan kemeja, dasi, dan jas. Padahal, sepanjang karier akting Shatner sebagai Kirk, karakter itu tidak pernah sekalipun mengenakan pakaian formal semacam itu di luar konteks Holodeck.

Kapten Kirk Berjas, Adegan Mana Itu?

Seniman dan pengamat media Ryan Estrada punya dugaan soal asal-usul gambar aneh ini. Menurut analisisnya, wajah Kirk di thumbnail diambil dari cuplikan asli film saat sang kapten menjalani pemindaian retina untuk mengakses file komputer. Dalam adegan itu, Kirk memang mengenakan seragam Starfleet standar, bukan jas.

“Paramount+ mungkin ingin menonjolkan ekspresi wajah Kirk dari adegan itu. Tapi karena gambarnya hanya close-up, AI generatif dipakai untuk menempelkan kepala Kirk ke tubuh palsu dan memberinya jas,” tulis Estrada dalam analisisnya yang dikutip Kotaku. Hasilnya, rambut Kirk juga terlihat palsu dan aneh—bingkai asli terpotong di bagian dahi. “Panjang umur AI slop Kirk,” sindirnya.

Thumbnail tersebut masih bisa ditemukan di platform Paramount+ hingga berita ini diturunkan. Hal itu dikonfirmasi oleh Kotaku dan banyak pengguna internet lainnya.

Bukan Sekadar Thumbnail Buruk, Ini Sinyal Bahaya

Bagi penggemar berat Star Trek, insiden ini bukan sekadar kesalahan desain. Ini dianggap simbol dari arah baru manajemen Paramount di bawah kepemimpinan David Ellison. Dalam wawancara dengan CNBC, Ellison secara gamblang menyatakan bahwa perusahaannya “menggunakan teknologi untuk mentransformasi setiap aspek bisnis ini.”

Jika thumbnail buatan AI ini adalah pertanda awal dari transformasi tersebut, banyak penggemar mulai khawatir. Apalagi, Paramount baru saja membatalkan serial Starfleet Academy yang sempat dipuji kualitasnya. Mereka juga menghentikan produksi Strange New Worlds. Langkah ini praktis menghentikan sementara seluruh produksi konten Star Trek di layar kaca.

Dari Mana Asal Gambar Asli Kirk?

Gambar asli yang menjadi dasar thumbnail adalah potret Kirk saat menjalani pemindaian retina. Adegan itu tidak terlalu dramatis dan bukan momen ikonik yang layak dijadikan sampul. Namun, karena Paramount+ nekat menggunakan gambar tersebut, mereka meminta bantuan AI untuk “menggambar” bagian tubuh dan pakaian yang tidak ada dalam bingkai asli.

Hasilnya sangat tidak memuaskan. Banyak warganet menyebut thumbnail itu sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah Star Trek. Seorang penggemar menulis, “Mereka menggunakan AI untuk membuat thumbnail Star Trek paling jelek yang pernah ada. Mereka tidak akan lolos begitu saja.”

Bagi penggemar yang ingin menikmati Star Trek tanpa gangguan AI, saran dari para kolektor dan pengamat mulai bermunculan: segera stok Blu-Ray sebelum semuanya berubah menjadi slop digital.

Pelajaran dari insiden ini sederhana. AI mungkin bisa menggambar apa pun. Tapi tidak semua yang bisa digambar layak untuk ditampilkan—apalagi jika itu menyangkut warisan budaya pop sebesar Star Trek.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks