Pencarian

Program Bedah Rumah BAZNAS di Palembang Capai 26 Unit, Siti Fatimah Terima Manfaat di Hari Jadi Kota ke-1343

Kamis, 04 Juni 2026 • 23:59:31 WIB
Program Bedah Rumah BAZNAS di Palembang Capai 26 Unit, Siti Fatimah Terima Manfaat di Hari Jadi Kota ke-1343
Peletakan batu pertama bedah rumah ke-26 BAZNAS di Palembang untuk keluarga Siti Fatimah.

PALEMBANG — Peletakan batu pertama pembangunan rumah Siti Fatimah dilakukan pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan itu dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Menurut Dewi, rumah yang layak huni bukan sekadar tempat berteduh. Ia menekankan bahwa rumah menjadi ruang utama bagi tumbuh kembang keluarga dan pembentukan karakter anak.

“Rumah merupakan tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan pertama bagi anak-anak, serta pondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, ketersediaan rumah yang layak huni adalah kebutuhan dasar yang sangat penting,” ujar Dewi.

Target 52 Rumah Sepanjang 2026

Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs M. Ridwan Nawawi, mengungkapkan bahwa rumah Siti Fatimah menjadi proyek bedah rumah ke-26 tahun ini. Dengan sisa waktu yang ada, ia optimistis target 52 unit rumah tidak layak huni dapat rampung seluruhnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki secara produktif. Rumah Ibu Siti Fatimah ini adalah yang ke-26,” ungkap Ridwan.

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Palembang dan BAZNAS melalui skema Palembang Peduli. Ridwan menegaskan bahwa transparansi penyaluran dana menjadi prioritas agar manfaatnya sampai ke penerima yang tepat.

Rumah yang Berubah dari Memprihatinkan Jadi Layak Huni

Siti Fatimah tak bisa menyembunyikan haru saat menyaksikan rumahnya mulai diperbaiki. Selama ini, keluarganya tinggal di hunian yang kondisinya memprihatinkan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kota Palembang, BAZNAS Kota Palembang, dan PKK Kota Palembang. Alhamdulillah, rumah kami sekarang akan menjadi lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” tuturnya.

Dewi menambahkan, program bedah rumah menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari megahnya gedung dan infrastruktur. Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat adalah indikator utama keberhasilan pembangunan.

“Momentum Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dukungan dari Muzaki dan Donatur

Keberhasilan program RTLH ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dewi mengapresiasi para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang terus mendukung program kemanusiaan tersebut.

Selain menyediakan hunian yang lebih aman dan sehat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan. Ridwan menyebut bahwa upaya ini sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Palembang.

Bagikan
Sumber: divianews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks