Pencarian

Pemprov Sumsel dan BI Gelar FESyar 2026 di Palembang, Targetkan Akselerasi Ekonomi Syariah Lewat 122 Pameran Produk Halal

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:59:01 WIB
Pemprov Sumsel dan BI Gelar FESyar 2026 di Palembang, Targetkan Akselerasi Ekonomi Syariah Lewat 122 Pameran Produk Halal
Pelaku usaha memamerkan produk halal dalam FESyar Regional Sumatera 2026 di Palembang.

PALEMBANG — Sebanyak 122 pelaku usaha dari berbagai sektor siap membanjiri Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 yang berlangsung di Palembang pada 5-7 Juni. Event yang digelar di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport and Convention Centre (PSCC) ini menjadi ajang kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (BI Sumsel) dan Pemprov Sumsel untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

Mengapa FESyar 2026 Jadi Prioritas?

Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar pameran biasa. "FESyar merupakan sarana untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya di Palembang, Kamis.

Pemerintah menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Asisten Perekonomian Setda Sumsel Basyaruddin menyebut penyelenggaraan FESyar sejalan dengan prioritas pembangunan nasional sekaligus misi Pemprov Sumsel yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

Tiga Pilar dan Satu Cangkir Kopi Wakaf

Penguatan ekonomi syariah dalam festival ini dijalankan melalui tiga pilar utama: penguatan ekosistem produk halal, sektor keuangan syariah, serta literasi, inklusi, dan halal lifestyle. Pameran produk halal menampilkan beragam produk makanan dan minuman olahan, wastra, modest fashion, kerajinan, serta kuliner khas Sumatera.

Salah satu daya tarik utama adalah booth Wakafein Kopi "The Taste of Sumatera". Booth ini menyajikan kopi unggulan dari 10 provinsi di Sumatera yang bisa dinikmati pengunjung melalui donasi wakaf minimal Rp15.000. Inisiatif ini menjadi contoh konkret bagaimana ekonomi sosial syariah diintegrasikan ke dalam gaya hidup sehari-hari.

Jadwal: Tabligh Akbar hingga Lari Zakat

Rangkaian kegiatan FESyar Regional Sumatera 2026 dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan. Pada Jumat (5/6) malam, Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf akan digelar di PSCC. Sementara itu, Minggu (7/6) pagi diisi dengan FESyar Zakat Wakaf (ZAWA) Run Sumatera, sebuah kampanye gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap zakat dan wakaf.

Penutupan festival pada Minggu malam akan dimeriahkan oleh penampilan penyanyi religi Opick. Selain itu, masyarakat juga bisa mengikuti seminar edukasi dan kompetisi yang digelar sepanjang acara.

Apa Dampaknya bagi Warga Sumsel?

Bagi pelaku UMKM, FESyar menjadi etalase untuk memperkenalkan produk halal ke pasar yang lebih luas. Bagi masyarakat umum, festival ini menawarkan akses langsung ke produk-produk unggulan sekaligus edukasi tentang keuangan syariah. "FESyar menjadi momentum untuk memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Basyaruddin.

Dengan target akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah regional yang berkelanjutan, BI Sumsel dan Pemprov Sumsel berharap FESyar 2026 bisa menjadi katalis bagi transformasi digital di sektor ini.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks