Pencarian

Menteri Perdagangan Tegaskan HET Minyakita Masih Rp15.700 Per Liter, Pemerintah Fokus Perluas Distribusi ke Pasar Rakyat Sumsel

Jumat, 12 Juni 2026 • 19:07:31 WIB
Menteri Perdagangan Tegaskan HET Minyakita Masih Rp15.700 Per Liter, Pemerintah Fokus Perluas Distribusi ke Pasar Rakyat Sumsel
Menteri Perdagangan menegaskan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter.

BOGORPemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita meskipun sebelumnya sempat ada rencana penyesuaian. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, kebijakan tersebut batal diberlakukan karena kondisi pasar dan harga crude palm oil (CPO) dinilai belum stabil.

“Sampai saat ini tidak ada kenaikan harga eceran tertinggi untuk minyak goreng. Jadi, HET minyak goreng masih Rp15.700 (per liter),” ujar Budi di IPB University Bogor, Jumat (12/6).

Rencana Kenaikan HET Ditunda, Ini Syaratnya

Budi menjelaskan, pemerintah sebelumnya berencana menaikkan HET Minyakita jika harga CPO sudah stabil dan kondisi pasar memungkinkan. Namun, syarat tersebut belum terpenuhi sehingga kebijakan itu belum diberlakukan.

“Dulu kan syaratnya kalau harga (CPO) stabil, kondisinya sudah memungkinkan, tapi sampai sekarang, sampai saat ini tidak naik,” katanya.

Distribusi ke Pasar Rakyat Sumsel Diperluas

Alih-alih menaikkan harga, pemerintah saat ini justru fokus memperluas distribusi Minyakita ke pasar-pasar rakyat. Langkah ini dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, seperti Bulog dan IDFOOD.

Skema penyaluran bantuan pangan juga akan disesuaikan. Jika sebelumnya sebagian pasokan Minyakita digunakan untuk program bantuan, ke depan bantuan tersebut dapat menggunakan minyak goreng merek lain. Dengan begitu, pasokan Minyakita di pasar rakyat bisa lebih terjaga.

Produsen Diminta Genjot Produksi Merek Pendamping

Pemerintah juga meminta produsen untuk meningkatkan produksi minyak goreng kategori second brand atau merek pendamping Minyakita. Produk ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di pasar.

Budi menilai, saat ini minyak goreng merek pendamping sudah semakin banyak ditemukan di pasar rakyat dan mudah diperoleh masyarakat. “Jadi, tidak hanya Minyakita, tetapi minyak goreng second brand juga sudah banyak. Jadi, sudah mudah untuk didapatkan,” imbuh Budi.

Bagikan
Sumber: krsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks