BANYUASIN — Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah di wilayah pedesaan. Hal itu ia sampaikan di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi Tabligh Akbar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
“Saya datang ke sini sebagai bentuk rasa syukur. Bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kepercayaan oleh masyarakat Sumatera Selatan untuk memimpin daerah ini. Karena itu, saya merasa memiliki kewajiban untuk terus menyapa masyarakat dan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Pembangunan Desa Jadi Prioritas
Dalam kunjungannya, Herman Deru secara khusus menyoroti masih adanya kesenjangan akses dan fasilitas antara desa dan kota. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel terus mengupayakan pembangunan yang berkeadilan.
“Saya melihat langsung kondisi di desa ini. Memang masih banyak yang harus dibangun dan diperbaiki. Masyarakat desa harus mendapatkan perhatian yang sama. Pemerintah terus berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau desa-desa,” tegasnya.
Apa yang Dibutuhkan Warga Desa Terusan Dalam?
Menurut Herman Deru, sejumlah kebutuhan pembangunan di kawasan tersebut masih perlu mendapat perhatian serius. Meski tidak merinci secara detail, ia menyebut percepatan pembangunan desa merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumsel secara menyeluruh.
Kehadiran orang nomor satu di Sumsel itu disambut antusias oleh warga Desa Terusan Dalam. Mereka memadati area kegiatan sejak pagi untuk bisa bertemu langsung dengan gubernur. Momen ini juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Herman Deru berjanji akan menindaklanjuti setiap masukan yang diterima selama kunjungan. Pemerintah Provinsi Sumsel, kata dia, berkomitmen untuk terus turun ke lapangan memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.