PALEMBANG — Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang bagi Polda Sumatera Selatan untuk mempertegas arah kebijakan institusi ke depan. Tidak sekadar seremoni, upacara yang berlangsung di halaman Griya Agung Palembang itu dijadikan panggung deklarasi dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah pusat.
Empat Program Prioritas yang Dikawal Polda Sumsel
Dalam amanat Presiden yang dibacakan Gubernur Sumsel, setidaknya ada empat agenda besar yang menjadi fokus pengawalan Polri di daerah. Pertama, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis. Kedua, optimalisasi lahan pertanian dan jagung untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ketiga, pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berjalan di wilayah Sumsel. Keempat, penguatan pelayanan publik lewat transformasi digital yang sejalan dengan konsep Polri Presisi.
Penghargaan untuk Personel Berdedikasi Tinggi
Rangkaian upacara juga diisi dengan penganugerahan penghargaan kepada personel Polri yang dianggap memiliki pengabdian tanpa cela. Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya diberikan, disusul penyematan Satyalancana Kesetiaan untuk masa bakti 24 tahun, 16 tahun, dan 8 tahun. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa di balik program besar, ada individu yang bekerja dalam kesunyian.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH MHum turut mendampingi Gubernur dalam upacara yang dihadiri jajaran Forkopimda, unsur TNI, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat Sumsel lainnya. Tema yang diusung tahun ini, "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", menjadi penekanan bahwa transformasi Polri menuju institusi yang profesional, modern, dan humanis adalah keniscayaan.