MUARA ENIM — Ratusan guru dan pengawas madrasah di Muara Enim mendapat pemahaman teknis mengenai mekanisme uji kompetensi jabatan fungsional. Sosialisasi yang digelar Kemenag setempat ini menghadirkan pemateri dari Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI.
Materi yang Disampaikan: dari Persyaratan Hingga Strategi Ujian
Ketua Tim Kerja Bina Jabatan Fungsional Biro SDM Kemenag RI, Khaerul Umam, memaparkan sejumlah aspek krusial dalam uji kompetensi. Materi mencakup persyaratan peserta, tahapan pelaksanaan, aspek penilaian, hingga strategi agar peserta bisa mengikuti uji secara optimal.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Muara Enim, Mohd Bahrum, menegaskan bahwa uji kompetensi bukan sekadar formalitas. "Guru dituntut terus belajar dan beradaptasi. Uji kompetensi merupakan bagian dari upaya membangun SDM pendidikan yang profesional, adaptif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas di madrasah," ujarnya.
Target Peningkatan Kualitas Madrasah
Melalui sosialisasi ini, Kemenag Muara Enim berharap para pendidik semakin memahami pentingnya uji kompetensi sebagai bagian dari pengembangan karier. Bahrum menambahkan, kompetensi yang terus ditingkatkan akan berdampak langsung pada mutu lulusan. "Para pendidik diharapkan mampu mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, serta mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan moderat," pungkasnya.
Kegiatan ini merupakan respons terhadap kebijakan nasional yang mewajibkan guru dan pengawas menjalani asesmen kompetensi secara berkala. Di Muara Enim, terdapat puluhan madrasah negeri dan swasta yang menjadi binaan Kemenag setempat.