PALEMBANG — Niat berziarah ke makam mertua berakhir dengan laporan ke polisi. Aditya baru menyadari motornya raib setelah selesai berdoa di dalam area pemakaman.
“Saya datang untuk berziarah ke makam mertua. Motor saya parkir di depan pintu masuk pemakaman, lalu saya masuk untuk berdoa. Setelah selesai dan hendak pulang, motor saya sudah tidak ada lagi di tempat,” kata Aditya saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (3/7/2026).
Rekaman CCTV Perlihatkan Dua Pelaku Beraksi Cepat
Korban memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi setelah curiga. Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku yang diduga membawa kabur sepeda motor miliknya dalam hitungan detik.
“Dari rekaman CCTV terlihat diduga ada dua orang pelaku. Kejadiannya sangat cepat, hanya dalam hitungan detik motor saya sudah dibawa kabur,” ungkap Aditya.
Motor Honda Beat Tahun 2024 Raib, Kerugian Ditaksir Rp 19 Juta
Sepeda motor yang hilang adalah Honda Beat tahun 2024 berwarna hitam dengan nomor polisi BG 5921 GAH. Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp 19 juta.
Aditya berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut. Ia menilai aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Palembang kini semakin meresahkan masyarakat.
“Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya dan motor saya dapat ditemukan kembali. Kasus curanmor di Palembang sekarang sudah sangat meresahkan warga,” harapnya.
Polrestabes Palembang Terima Laporan, Segera Selidiki
Pihak kepolisian telah menerima laporan korban. KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan tersebut.
“Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.