SEKAYU — Ratusan warga memadati Kantor Camat Sei Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, untuk menyampaikan langsung keluhan mereka kepada anggota DPRD Sumsel pada kegiatan reses, Senin (6/7/2026). Aspirasi yang diajukan didominasi soal infrastruktur dasar yang belum merata, terutama di desa-desa pelosok.
Jembatan Belanda 1936 Amblas, Warga Minta Rehabilitasi
Tokoh masyarakat Tebing Bulang, Bahtum, menyoroti kondisi jembatan peninggalan Belanda yang dibangun pada 1936. Jembatan tersebut sempat direhabilitasi menggunakan APBD Musi Banyuasin pada 2004, namun kini mengalami kerusakan parah dan amblas.
"Kami minta perhatian pemerintah untuk memperbaiki jembatan ini karena akses utama warga," ujar Bahtum dalam forum reses tersebut.
Dua Desa Masih Bergantung pada Mesin Pembangkit Listrik
Persoalan penerangan juga menjadi keluhan utama. Warga mengusulkan percepatan peralihan jaringan listrik dari mesin pembangkit (MEP) ke jaringan PLN di dua desa. Selain itu, mereka meminta penambahan tiang dan jaringan sepanjang sekitar tiga kilometer yang menghubungkan Desa Tebing Bulang dan Desa Sei Dua.
Kepala Desa Sei Dua, Sudirman, mengungkapkan masih terdapat 32 kepala keluarga di Dusun I yang belum menikmati aliran listrik secara optimal meski jaringan telah terpasang. Ia juga mengusulkan pembangunan jembatan sepanjang enam meter di wilayah Suban Segetah.
Jalan Rusak dan Longsor Hambat Akses ke Kantor Camat Baru
Infrastruktur jalan juga menjadi sorotan. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki ruas jalan menuju Kantor Camat Sei Keruh yang baru melalui akses Desa Sindang Marga akibat longsor. Peningkatan kualitas jalan di sejumlah wilayah Kecamatan Sei Keruh juga diminta.
Menurut Sudirman, Pemkab Musi Banyuasin telah mengeluarkan rekomendasi pembangunan jalan sepanjang 500 meter melalui dukungan SKK Migas dan Fuel Terminal Pertamina Pendopo untuk meningkatkan akses masyarakat.
Pendidikan: SMK dan Sertifikat Tanah Sekolah Jadi Prioritas
Kepala SMA Negeri 1 Sei Keruh, Syaiful, meminta dukungan percepatan penerbitan sertifikat tanah sekolah sebagai syarat pelaksanaan program rehabilitasi gedung. Sementara itu, Kepala Desa Tebing Bulang kembali mengusulkan pembangunan SMK di Kecamatan Sei Keruh untuk memperluas akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat.
Bibit Pertanian hingga Penempatan PPPK Jadi Perhatian
Tokoh masyarakat Rusli meminta pemerintah memberikan bantuan bibit pertanian, mengevaluasi penempatan PPPK agar sesuai domisili, serta meningkatkan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Aspirasi serupa disampaikan Hambali yang juga meminta perbaikan infrastruktur jalan dan bantuan bibit tanaman.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Sumsel menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Terkait bantuan bibit, masyarakat diminta mengajukan proposal sesuai mekanisme yang berlaku.
Pemerintah Rencanakan Pelebaran Jalan Menuju PALI
Di bidang infrastruktur, pemerintah berencana melakukan pelebaran ruas jalan dari Kecamatan Sei Keruh menuju Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masing-masing sekitar satu meter di sisi kanan dan kiri jalan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan bagian tengah.