Pencarian

Titik Panas di Sumsel Tembus 92 dalam Sehari, BPBD Kerahkan Patroli Darat dan Udara ke Muratara-Muba

Selasa, 14 Juli 2026 • 15:53:32 WIB
Titik Panas di Sumsel Tembus 92 dalam Sehari, BPBD Kerahkan Patroli Darat dan Udara ke Muratara-Muba
Petugas BPBD melakukan patroli darat dan pemantauan udara di Muratara dan Muba untuk merespons lonjakan titik panas yang mencapai 92 dalam sehari.

PALEMBANG — Dua wilayah di Sumatera Selatan menjadi konsentrasi titik panas terbanyak pada 12 Juli lalu. BPBD mencatat Musi Rawas Utara (Muratara) dan Musi Banyuasin (Muba) masing-masing mendominasi dengan 27 titik panas terdeteksi di sana, disusul Musi Rawas (Mura) dengan 11 titik.

"Terjadi peningkatan hotspot pada 12 Juli kemarin, angka itu menjadi yang tertinggi sepanjang bulan ini," ujar Sudirman, Senin (13/7/2026).

Mengapa Titik Panas Melonjak Drastis?

Peningkatan ini sejalan dengan kondisi cuaca yang semakin kering akibat berkurangnya intensitas hujan di sebagian besar wilayah Sumsel. Hingga pertengahan Juli, akumulasi hotspot sudah mencapai 606 titik—melonjak signifikan jika dibandingkan dengan capaian bulanan Mei yang sebesar 708 titik dan Juni 755 titik.

Sudirman menegaskan, tidak semua hotspot merupakan titik api atau karhutla. Setiap temuan harus diverifikasi langsung oleh petugas di lapangan. "Hotspot merupakan indikator awal yang harus segera ditindaklanjuti," katanya.

Patroli Udara dan Darat Diperketat

BPBD Sumsel merespons lonjakan ini dengan menggencarkan patroli darat dan pemantauan udara secara simultan. Langkah ini bertujuan agar setiap potensi kebakaran bisa ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

"Kami terus melakukan patroli darat dan pemantauan udara agar setiap potensi kebakaran bisa ditangani sedini mungkin," ujar Sudirman.

Daerah Mana Saja yang Paling Rawan?

Secara kumulatif sejak awal Juli, Muara Enim mencatat hotspot terbanyak dengan 446 titik, disusul Lahat 369 titik, Muba 332 titik, Muratara 224 titik, dan OKI 190 titik. Wilayah dengan titik panas paling sedikit adalah Pagar Alam yang hanya terpantau 8 titik.

Pada 13 Juli, hotspot terdeteksi di 14 dari 17 kabupaten/kota di Sumsel. Tiga daerah nihil titik panas adalah Pagar Alam, Lubuklinggau, dan Prabumulih.

Imbauan untuk Masyarakat

Sepanjang 1 Januari hingga 12 Juli 2026, total hotspot yang terpantau di Sumsel mencapai 2.455 titik. Menghadapi kondisi ini, Sudirman mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat cuaca kering seperti sekarang.

Ia juga meminta warga segera melapor kepada petugas apabila menemukan titik api agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks