Pencarian

Gubernur Sumsel Herman Deru Turun ke 6 SPBU, Minta Antrean Biosolar Selesai dengan Pasokan 24 Jam

Kamis, 16 Juli 2026 • 15:52:01 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru Turun ke 6 SPBU, Minta Antrean Biosolar Selesai dengan Pasokan 24 Jam
Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau enam SPBU di tiga kabupaten/kota untuk memantau langsung antrean Biosolar pada Selasa (14/7).

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bergerak cepat mengurai kemacetan akibat antrean Biosolar dengan memerintahkan optimalisasi operasional SPBU selama 24 jam. Ia turun langsung ke enam titik penyalur di tiga kabupaten/kota pada Selasa (14/7) bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, BPH Migas, dan kepolisian.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan satu kali pengisian Biosolar senilai sekitar Rp900 ribu membutuhkan waktu rata-rata 8,5 menit. Angka ini dinilai terlalu lama untuk skala antrean yang terjadi.

Enam SPBU yang Ditinjau dan Temuan di Lapangan

Enam SPBU yang menjadi sasaran inspeksi meliputi SPBU Jalan H.M. Noerdin Pandji, SPBU Bandara, SPBU Sukajadi (Banyuasin), SPBU Soekarno Hatta, SPBU Kol. H. Burlian Km 7, dan SPBU Pegayut (Ogan Ilir). Dari hasil peninjauan, Herman Deru menemukan beberapa titik hambatan dalam rantai pelayanan.

“Hari ini kita turun langsung ke lapangan bersama Pertamina, BPH Migas, aparat kepolisian, dan instansi terkait. Saya ingin melihat fakta di lapangan agar solusi yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil,” ujar Herman Deru.

Solusi: Nozzle Lebih Panjang hingga Pasokan 24 Jam

Untuk mempercepat pelayanan, Herman Deru mengusulkan agar Pertamina menggunakan selang nozzle yang lebih panjang. Dengan begitu, kendaraan bisa mengisi BBM dari sisi kanan maupun kiri tanpa harus memutar posisi kendaraan terlebih dahulu.

Selain itu, ia menginstruksikan penambahan pasokan dan pengaturan distribusi kendaraan. Berdasarkan koordinasi dengan BPH Migas, pasokan Biosolar telah ditambah sehingga antrean di sejumlah lokasi mulai berkurang.

“Kami terus melakukan evaluasi terhadap seluruh rantai pelayanan, mulai dari kecepatan pengisian BBM, sistem pembayaran, kesiapan operasional SPBU, hingga pola distribusi kendaraan yang mengantre,” jelasnya.

Apa yang Dievaluasi Pemerintah?

Pemerintah Provinsi Sumsel tidak hanya fokus pada penambahan pasokan. Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap setiap aspek pelayanan SPBU, termasuk kecepatan petugas, sistem antrean, hingga kesiapan infrastruktur pengisian.

Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar dan tidak lagi memicu kemacetan di titik-titik strategis seperti Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir.

Dengan instruksi ini, warga yang mengandalkan Biosolar untuk transportasi dan usaha diharapkan tidak lagi mengalami antrean panjang seperti pekan-pekan sebelumnya.

Bagikan
Sumber: enimekspres.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks