SUMATERA SELATAN — Acer kembali menyegarkan lini laptop gaming tertingginya, Predator Helios 18 AI, dengan menyematkan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus. Chip ini menggantikan posisi Core Ultra 9 275HX yang sebelumnya menjadi pilihan utama. Bagi pengguna yang fokus pada performa komputasi murni, upgrade ini menawarkan peningkatan skor benchmark CPU sekitar 7 persen.
Spesifikasi Acer Predator Helios 18 AI
Selain prosesor anyar, Acer tetap mempertahankan kombinasi hardware kelas atas. Berikut adalah spesifikasi kunci yang dihadirkan:
- Prosesor: Intel Core Ultra 9 290HX Plus
- GPU: NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU
- Layar: Panel Mini LED 18 inci, resolusi 3840 x 2400 piksel, refresh rate 120Hz, kecerahan 1.000 nits, cakupan warna 100% DCI-P3
- Sistem Pendingin: 6th Gen Predator AeroBlade 3D Fans
- Port: HDMI 2.1, dua port Thunderbolt 5, adaptor 400W dengan konektor khusus di bagian belakang
Varian Memori Berbeda Tergantung Wilayah
Menariknya, Acer menerapkan strategi konfigurasi memori yang berbeda untuk setiap pasar. Di Amerika Serikat, Predator Helios 18 AI hadir dengan RAM 32GB dan SSD 1TB. Sementara itu, untuk pasar Eropa dan Inggris, Acer menyediakan opsi yang jauh lebih besar, yaitu RAM 96GB dan SSD 2TB.
Harga dan Ketersediaan
Untuk varian dengan RAM 32GB dan SSD 1TB, Acer memasang harga mulai USD 4.499 atau sekitar Rp80 juta. Sementara itu, konfigurasi tertinggi dengan RAM 96GB dan SSD 2TB yang dipasarkan di Eropa dibanderol seharga EUR 5.999 atau setara dengan sekitar Rp120 juta.
Laptop gaming ini dirancang untuk menangani game AAA berat sekaligus pekerjaan produktif seperti rendering dan tugas berbasis kecerdasan buatan (AI). Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Predator Helios 18 AI menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan performa tanpa kompromi dan tidak terlalu mementingkan faktor portabilitas.