SEKAYU — Penutupan Grasstrack Kuda Besi (Garuk Tanah) Championship di Sirkuit Kelurahan Sungai Lilin Jaya berlangsung meriah. Bupati Muba H.M Toha hadir didampingi anggota DPRD Muba, Forkompimcam Sungai Lilin, dan Kapolsek Sungai Lilin Iptu Marlin.
Kejuaraan digelar selama dua hari, 19 hingga 20 September, dan diikuti sekitar 400 pembalap. Peserta datang dari berbagai kabupaten di Sumatera Selatan hingga sejumlah provinsi lain seperti Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan, Sulawesi, Bengkulu, Jambi, Cilegon, Banten, dan Riau.
Hadiah Utama Satu Unit Mobil di Kelas Open Pro
Panitia menyiapkan hadiah untuk enam kategori yang dipertandingkan. Kelas open pro menjadi yang paling bergengsi dengan hadiah juara pertama satu unit mobil, juara II Rp 10 juta, dan juara III Rp 5 juta.
Kategori open pemula menyediakan hadiah satu unit motor untuk juara I, Rp 3 juta untuk juara II, dan Rp 1 juta untuk juara III. Kelas lokal Sumsel juga memberi satu unit motor bagi juara I, Rp 3 juta untuk juara II, dan Rp 2 juta untuk juara III.
Kelas Sumsel pemula, sporting, dan anak-anak usia 14 tahun masing-masing menyediakan satu unit sepeda listrik untuk juara I. Juara II kelas Sumsel pemula dan sporting mendapat Rp 2 juta, sementara juara III masing-masing Rp 1 juta.
Khusus kategori anak-anak, juara II mendapat Rp 1 juta dan juara III Rp 500.000.
IMI Dukung Pembangunan Sirkuit Permanen
Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan lapangan sirkuit grasstrack yang kini berdiri di Kelurahan Sungai Lilin Jaya. Dukungan itu disampaikan seiring berlangsungnya kejuaraan berskala regional tersebut.
Bupati Muba H.M Toha menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sungai Lilin sebagai penyelenggara kegiatan yang diketuai Dafa Racing Time 96 Toke Solar Ireng (Supriadi).
"Grasstrack bukan sekadar ajang balap motor di lintasan tanah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga otomotif secara terarah, aman, dan sportif," ungkap Toha.
Toha berharap kejuaraan ini menjadi bagian dari pembinaan atlet otomotif di Sungai Lilin. Menurutnya, pembinaan itu bisa melahirkan pembalap berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Ribuan Penonton Gerakkan UMKM Sekitar Arena
Kehadiran ratusan peserta dan ribuan penonton dinilai meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, pedagang, hingga warga di sekitar lokasi pertandingan. Dampak ekonomi itu disebut Toha sebagai manfaat nyata dari penyelenggaraan event berskala regional.
"Event seperti ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Kehadiran peserta dan pengunjung menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil di sekitar arena," ujarnya.
Toha juga mengingatkan seluruh peserta menjunjung sportivitas, mematuhi aturan perlombaan, dan mengutamakan keselamatan. Kemenangan, katanya, bukan satu-satunya tujuan kompetisi karena semangat persaudaraan dan fair play tetap jadi nilai utama.
Panitia, sponsor, dan aparat keamanan turut mendapat apresiasi atas kelancaran kejuaraan hingga selesai.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Event Akbar Grasstrack Championship Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang diselenggarakan oleh Tim 96 Toke Solar Ireng Sungai Lilin secara resmi saya tutup," tegas Toha.
Penyelenggara berharap kejuaraan ini menjadi agenda rutin di Kecamatan Sungai Lilin. Selain memperkuat posisi daerah sebagai tujuan olahraga otomotif, ajang ini diharapkan memperbesar peran pemuda dalam pembangunan daerah.