Pencarian

Tiga Nama yang Bikin Thomas Tuchel Pusing Tujuh Keliling Jelang Pengumuman Skuad Inggris

Senin, 18 Mei 2026 • 04:08:41 WIB
Tiga Nama yang Bikin Thomas Tuchel Pusing Tujuh Keliling Jelang Pengumuman Skuad Inggris
Luke Shaw menunjukkan kebugaran kembali dengan performa konsisten di pekan-pekan terakhir Premier League.

SUMATERA SELATAN — Pekan terakhir Premier League musim 2025/26 belum tuntas. Tapi panggung Piala Dunia sudah mencuri perhatian. Sejumlah federasi telah merilis skuad mereka. Inggris punya tanggal merah: Jumat pekan ini. Di sanalah Thomas Tuchel akan menyebut nama-nama yang akan membawa pulang trofi Jules Rimet.

Beberapa nama jelas tak tergoyahkan. Tapi bagi yang lain, akhir pekan lalu adalah panggung terakhir untuk membuktikan diri. Tiga pemain ini sukses membuat Tuchel garuk-garuk kepala.

Luke Shaw: Comeback yang Tak Bisa Diabaikan

Luke Shaw terakhir membela Inggris di final Euro 2024 — saat mereka kalah dari Spanyol. Sejak itu, cedera panjang membuatnya nyaris tenggelam. Bek kiri Manchester United itu hanya tampil tujuh kali di liga musim ini.

Di saat Lewis Hall, Nico O'Reilly, dan Myles Lewis-Skelly mulai bersinar, Shaw justru absen total. Tapi kini ia kembali. Dan yang paling penting: ia tetap fit. Shaw memulai setiap laga liga untuk United dalam beberapa pekan terakhir. Golnya ke gawang Nottingham Forest — gol Premier League pertamanya sejak Januari 2023 — jadi pengingat kualitasnya.

“Saya tidak punya pengaruh apa-apa, tapi saya yakin dia layak,” ujar pelatih United, Carrick, saat ditanya soal kans Shaw. “Konsistensi, pengalaman, kemampuan — dia bek kiri yang luar biasa.”

Faktor pengalaman Shaw di dua final turnamen besar mungkin jadi nilai jual utama di mata Tuchel. Tapi mengingat lama ia absen, panggilan kembali bakal jadi kejutan.

Morgan Gibbs-White: Kapten yang Haus Panggung

Musim ini, Morgan Gibbs-White membuktikan diri sebagai nyawa Nottingham Forest. Dengan 14 gol Premier League — termasuk penyelesaian first-time yang apik ke gawang Manchester United — ia jadi andalan timnya yang berjuang keluar dari zona degradasi.

Sejak Maret, ia mengoleksi sembilan gol dan dua assist di semua kompetisi. Tapi masalahnya, posisi gelandang serang Inggris sedang penuh sesak: Jude Bellingham, Morgan Rogers, Phil Foden, dan Cole Palmer semua bersaing di slot yang sama.

Fakta menarik: Gibbs-White justru mencetak dua kali lebih banyak gol dari para rivalnya di tahun 2026 ini. Bersama Igor Thiago, ia menjadi topscorer Premier League sepanjang tahun kalender ini. Tapi apakah itu cukup menggeser nama-nama besar di mata Tuchel? Masih tanda tanya.

Adam Wharton: Gol Perdana yang Membuat Tuchel Melirik

Crystal Palace mungkin sudah fokus ke final Conference League. Tapi Adam Wharton tetap tampil solid. Gelandang kidal berusia 22 tahun itu mencetak gol pertamanya untuk Palace — tembakan rendah dari tepi kotak penalti — dan disambut dengan backflip yang mengundang decak kagum.

Sejak debut bersama Inggris pada Juni 2024, Wharton baru mengoleksi empat caps. Cedera jadi penghalang utama. Tapi fakta bahwa ia masuk dalam dua skuad terakhir menunjukkan bahwa ia sudah dalam radar Tuchel.

Gol itu mungkin bukan sekadar angka. Bisa jadi itu adalah tiket terakhir menuju pesawat ke Piala Dunia.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks