PALEMBANG — Sebuah catatan kelam panjang dalam sejarah sepak bola Mesir akhirnya terhapus di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk The Pharaohs itu sukses mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga kedua Grup F, Rabu (24/6) dini hari WIB.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin di klasemen. Lebih dari itu, ini adalah kemenangan perdana Mesir di Piala Dunia setelah menanti selama 92 tahun sejak pertama kali tampil pada edisi 1934 di Italia.
Perjalanan Panjang Tanpa Kemenangan
Mesir tercatat sebagai wakil Afrika pertama yang mampu menembus putaran final Piala Dunia pada 1934. Namun, perjalanan mereka kala itu langsung kandas setelah kalah dari Hungaria di babak pertama.
Kesempatan berikutnya baru datang 56 tahun kemudian, tepatnya pada Piala Dunia 1990 di Italia. Saat itu, Mesir mampu menahan imbang Belanda dan Republik Irlandia, tetapi gagal melangkah lebih jauh setelah takluk dari Inggris di laga pamungkas grup.
Pada edisi 2018 di Rusia, Mohamed Salah dan kolega kembali gagal meraih kemenangan. Mereka pulang tanpa poin setelah kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi. Empat tahun berselang, Mesir bahkan harus absen total dari Piala Dunia 2022 di Qatar.
Awal Babak Baru di 2026
Kebangkitan Mesir di Piala Dunia 2026 dimulai dengan hasil imbang melawan Belgia di laga perdana. Hasil tersebut menjadi modal berharga sebelum akhirnya mereka memetik kemenangan bersejarah atas Selandia Baru.
Bagi para pendukung The Pharaohs, hasil ini lebih dari sekadar statistik. Ini adalah pembuktian bahwa program pembinaan sepak bola Mesir mulai menunjukkan hasil di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Dengan tambahan tiga poin, Mesir kini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F dan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar. Laga penentuan melawan lawan berat masih menanti, tetapi sejarah telah terukir: Mesir akhirnya punya kemenangan di Piala Dunia.