SUMATERA SELATAN — La Roja tampil garang sejak menit awal setelah laga pertama yang mengecewakan kontra Tanjung Hijau. Spanyol menuntaskan pertandingan di babak pertama dengan skor 3-0 lewat gol Lamine Yamal (10') dan dua gol Mikel Oyarzabal (21', 24'). Satu gol tambahan di babak kedua memastikan kemenangan telak 4-0.
Rekor Yamal: 21 Laga Starter, Spanyol Tak Terkalahkan
Gol ke gawang Arab Saudi menegaskan status Yamal sebagai jimat keberuntungan. Spanyol belum pernah kalah dalam 21 pertandingan terakhir saat pemain berusia 18 tahun itu menjadi starter—catatan 15 menang dan 6 imbang.
Tak hanya itu, ia resmi mencatatkan namanya di buku sejarah. Yamal menjadi pemain pertama yang pernah menjadi starter di Euro dan Piala Dunia pada usia 18 tahun atau lebih muda. Ia juga bergabung dengan daftar elite tujuh pemain yang mencetak gol di Piala Dunia sebelum berusia 19 tahun.
Dua Gol Oyarzabal dalam Tiga Menit Hancurkan Pertahanan Arab Saudi
Gol pembuka lahir dari kesalahan tendangan gawang Arab Saudi. Mikel Oyarzabal merebut bola dan mengirim umpan silang rendah yang diselesaikan Yamal di tiang jauh.
Oyarzabal kemudian mencetak brace cepat. Pertama, ia menyambar bola muntah hasil duel udara Aymeric Laporte dari sepak pojok Yamal pada menit ke-21. Tiga menit berselang, kerja sama Pau Cubarsi dan Marc Cucurella di sisi kiri berujung sundulan Dani Olmo yang langsung dikonversi Oyarzabal menjadi gol.
Spanyol mendominasi penuh dengan penguasaan bola 74 persen. Arab Saudi yang mengandalkan blok rendah formasi 5-3-2 tak mampu keluar dari tekanan lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri dan Pedri. The Green Falcons hanya mencatat dua percobaan tanpa satu pun mengancam gawang Unai Simon.
Klasemen Grup H: Spanyol Puncak, Dua Tim Berebut Tiket
Kemenangan ini membawa Spanyol memuncaki klasemen Grup H dengan empat poin. Sebelumnya, Uruguay ditahan imbang Tanjung Hijau 2-2 dalam laga sengit yang diwarnai blunder kiper Fernando Muslera. Hasil itu membuat Uruguay dan Tanjung Hijau masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya di laga pamungkas.
Kapten Arab Saudi Salem Al-Dawsari yang diharapkan menjadi pembeda justru terisolasi di lini depan. Ia masih membutuhkan dua gol lagi untuk melewati rekor Keisuke Honda sebagai pencetak gol terbanyak pemain Asia di sejarah Piala Dunia, namun hingga laga usai belum mendapatkan satu pun peluang bersih.