PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa ingin menjadikan Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI sebagai momentum lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari kalangan Gen Z. Ia melihat antusiasme peserta dalam ajang tahun ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus dibina.
“Terlihat pancaran semangat yang luar biasa dari raut wajah anak-anak tersebut saat meraih juara. Mudah-mudahan melalui kejuaraan ini menjadi magnet minat mencintai olahraga,” ujar Ratu Dewa di GOR Badminton Drs. Warsito, Komplek PAKRI Palembang, Jumat malam.
Gen Z Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Latihan
Menurut Ratu Dewa, kemajuan teknologi justru menjadi peluang bagi atlet muda untuk meningkatkan kualitas latihan. Informasi dan metode latihan kini mudah diakses secara digital.
“Di era kemajuan teknologi yang semakin cepat, tentunya salah satu cabang olahraga ini harus menjadi nomor satu. Pelajaran serta ilmu untuk mendapatkan latihan di zaman digital ini sangat mudah didapatkan,” katanya.
Ia menambahkan, generasi sekarang harus lebih memanfaatkan kemudahan tersebut untuk meraih prestasi, bukan justru terlena dengan gawai.
Sinergi Tiga Pilar dalam Pembinaan Atlet Muda
Kejuaraan yang digelar di GOR Drs. Warsito ini turut dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim, serta sejumlah kepala OPD. Ajang ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, Pemkot Palembang, dan masyarakat dalam memajukan olahraga.
Ratu Dewa menegaskan, kejuaraan badminton merupakan kegiatan positif yang perlu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Selain membentuk karakter, olahraga juga menjadi sarana menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif.
Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI Tahun 2026 diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial. Pemerintah Kota Palembang berkomitmen mendukung penuh setiap ajang serupa demi mencetak atlet badminton berkelas nasional dari Sumatera Selatan.