Pencarian

Pertamina Gandeng Pemda dan Polisi Selidiki Penyebab Antrean Solar di SPBU Sumsel, Ada Indikasi Penyalahgunaan?

Senin, 13 Juli 2026 • 16:46:31 WIB
Pertamina Gandeng Pemda dan Polisi Selidiki Penyebab Antrean Solar di SPBU Sumsel, Ada Indikasi Penyalahgunaan?
Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk menyelidiki penyebab antrean solar di sejumlah SPBU di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi menyatakan penelusuran dilakukan secara langsung ke SPBU-SPBU yang mengalami antrean. Jika kelangkaan solar terjadi secara merata, antrean akan terlihat di hampir seluruh titik penyaluran.

Mengapa Antrean Solar di Sumsel Perlu Diselidiki?

Menurut Rusminto, pihaknya tidak ingin langsung menyimpulkan bahwa antrean semata-mata akibat pasokan berkurang. "Pertamina Patra Niaga akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Sumsel dan menggandeng pihak kepolisian untuk mengecek kondisi di lapangan," ujarnya di Palembang, Senin.

Hasil penelusuran nantinya akan menjadi dasar evaluasi agar distribusi solar subsidi lebih tepat sasaran. Tim di lapangan akan mengidentifikasi jenis kendaraan yang mengantre, termasuk memastikan apakah kendaraan tersebut merupakan pengguna yang berhak atau justru terindikasi melakukan penimbunan.

Bagaimana Sistem Pengawasan BBM Subsidi Saat Ini?

Pertamina telah menerapkan sistem pembelian menggunakan barcode yang disesuaikan dengan jenis kendaraan dan nomor polisi. Pola konsumsi harian juga menjadi indikator pengawasan. Misalnya, kendaraan roda enam memiliki kuota hingga 200 liter per hari, sementara kendaraan pribadi maksimal 60 liter dalam sekali pengisian.

"Apabila kendaraan yang sama mengantre setiap hari, maka penggunaan BBM tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut," jelas Rusminto. Hal ini untuk memastikan tidak ada pembelian berulang yang tidak wajar oleh satu kendaraan.

Apakah Pasokan Solar di Sumsel Aman?

Pertamina memastikan pasokan solar subsidi di Sumatera Selatan hingga saat ini masih aman dan mencukupi sesuai kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada isu kelangkaan yang beredar di media sosial.

Informasi yang tidak benar, kata Rusminto, bisa memicu aksi pembelian berlebihan yang justru membuat stok solar di SPBU lebih cepat habis. Warga diminta memperoleh informasi soal pasokan BBM dari kanal resmi Pertamina.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks