PALEMBANG — Tiga kursi kepolisian resor (polres) di Sumatera Selatan resmi berganti pejabat. Rotasi ini tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 tertanggal 30 Juli 2026, yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar.
Pergantian ini menjadi bagian dari pola pembinaan karier di tubuh Polri. Tujuannya, menyegarkan organisasi sekaligus meningkatkan layanan kepada masyarakat di tingkat kabupaten dan kota.
Daftar Lengkap Perombakan Tiga Kapolres di Sumsel
Ada tiga posisi strategis yang masuk dalam mutasi gelombang ini. Berikut rincian pergeseran jabatannya:
- Kapolres Musi Banyuasin: AKBP Ruri Prastowo dimutasi ke Polda Sumsel sebagai Kabagbinkar Ro SDM. Posisinya digantikan AKBP Adik Listiyono yang sebelumnya menjabat Kapolres OKU Timur.
- Kapolres OKU Timur: AKBP Lalu Hedwin Hanggara, yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri sebagai Kasianev BPKB Subdit BPKB Ditregident, kini dipercaya memimpin Polres OKU Timur.
- Kapolres Lubuklinggau: AKBP Adithia Bagus Arjunadi dipindahkan ke Polda Jawa Timur sebagai Kabagwatpers Ro SDM. Jabatannya digantikan AKBP Catur Erwin Setiawan yang datang dari Polda NTB, tepatnya Kasubdit 3 Ditreskrimum.
Kesan Perpisahan Kapolres Muba: Sinergi Harus Terus Berjalan
AKBP Ruri Prastowo mengonfirmasi pergeseran dirinya ke lingkungan Polda Sumsel. Ia mengaku siap mengemban amanah baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumsel.
"Iya benar (rotasi jabatan). Saya bergeser sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumsel," kata Ruri kepada detikSumbagsel, Jumat (31/7/2026).
Di sela-sela persiapan serah terima jabatan, Ruri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran personel Polres Muba serta elemen pemerintahan daerah. Ia menilai keberhasilan tugas selama ini tidak lepas dari kolaborasi semua pihak.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, mendukung, dan bekerja sama selama saya menjalankan tugas sebagai Kapolres Musi Banyuasin. Semoga sinergi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Apa Dampak Mutasi Ini bagi Pelayanan Publik?
Rotasi di tubuh Polri merupakan hal rutin untuk regenerasi kepemimpinan. Pola ini juga menjadi ajang penyegaran taktik dan strategi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di masing-masing wilayah.
Dengan masuknya wajah baru, diharapkan ada inovasi dalam pelayanan kepolisian, baik dari sisi respons cepat pengaduan masyarakat maupun penguatan program-program preventif di tingkat desa dan kelurahan.
Proses serah terima jabatan dan pelantikan pejabat baru diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat setelah surat telegram resmi diterima oleh Polda Sumsel.