Pencarian

MediaMIND 2026 Buka Panggung Cerita Tambang Timah dari Bangka Belitung

Kamis, 10 September 2026 • 09:03:31 WIB
MediaMIND 2026 Buka Panggung Cerita Tambang Timah dari Bangka Belitung
Jurnalis Jurnal Indonesia, Alza Munzi, mengikuti kompetisi jurnalistik MediaMIND 2026 bertema pertambangan timah.

SUMATERA SELATAN — Bagi MIND ID, ajang ini bukan sekadar lomba menulis. Ada kebutuhan mendesak menghadirkan perspektif utuh soal industri tambang, terutama dari mereka yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan aktivitas penambangan dan kehidupan warga di sekitarnya.

Cerita dari Mereka yang Dekat dengan Tambang

Jurnalis Jurnal Indonesia, Alza Munzi, menyebut MediaMIND sebagai pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi jurnalistik bertema pertambangan. Menurut dia, wartawan Bangka Belitung menyimpan banyak cerita lapangan yang layak dibawa ke audiens lebih luas.

"Ini pertama kali saya mengikuti MediaMIND. Menurut saya kegiatan seperti ini penting karena teman-teman wartawan di Bangka Belitung memiliki banyak pengalaman dan cerita mengenai pertambangan timah yang bisa dibawa tidak hanya ke tingkat nasional, tetapi juga lebih luas lagi," ujarnya.

Alza mengakui peliputan sektor tambang punya tantangan tersendiri. Mulai dari sulitnya akses narasumber hingga dinamika lapangan yang berubah cepat. Dari situlah, kata dia, lahir sudut pandang yang lebih dekat dan humanis.

Rencananya, Alza akan mengangkat isu kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak yang terdampak aktivitas pertambangan. Isu ini menurutnya masih jarang dilirik media, padahal berkaitan erat dengan perubahan sosial dan program pemberdayaan yang berjalan di masyarakat.

Jembatan antara Perusahaan, Media, dan Kampus

Division Head CSR PT Timah Tbk, Rahmat Taufik, menilai MediaMIND berfungsi sebagai ruang komunikasi antara perusahaan, media, dan akademisi. Tujuannya agar publik memahami industri pertambangan secara lebih utuh, bukan hanya dari satu sisi.

"Harapannya melalui MediaMIND muncul perspektif-perspektif baru mengenai PT Timah. Perusahaan bukan hanya melakukan kegiatan penambangan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat, baik melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun program-program keberlanjutan," kata Rahmat.

PT Timah sendiri merupakan anggota holding MIND ID bersama Antam, Bukit Asam, dan Freeport Indonesia. Kehadiran perusahaan pelat merah di daerah operasi kerap menuai sorotan soal dampak lingkungan dan sosial, sehingga narasi dari jurnalis lokal menjadi penting untuk melengkapi pemberitaan nasional.

Mengapa Program Ini Relevan

Industri timah Indonesia menghadapi tekanan global, mulai dari fluktuasi harga komoditas hingga tuntutan praktik tambang yang berkelanjutan. Di Bangka Belitung, tambang timah bukan hanya soal produksi, tapi juga menyangkut mata pencaharian ribuan keluarga dan kondisi lingkungan pascatambang.

Lewat kompetisi ini, MIND ID berharap lahir karya jurnalistik yang tidak hanya menyorot angka produksi atau ekspor, tetapi juga menyentuh sisi manusia di baliknya. Termasuk mereka yang jarang muncul di pemberitaan arus utama.

Bagi jurnalis daerah, MediaMIND 2026 menjadi kesempatan memperluas jangkauan karya sekaligus memperkuat jaringan dengan pelaku industri. Bagi perusahaan, ajang ini jadi kanal untuk menjelaskan program keberlanjutan yang selama ini berjalan di lapangan.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks