Pencarian

TelkomGroup Perkuat Infrastruktur Digital, Bidik Indonesia Jadi Hub Indo-Pasifik

Senin, 19 Oktober 2026 • 16:34:00 WIB
TelkomGroup Perkuat Infrastruktur Digital, Bidik Indonesia Jadi Hub Indo-Pasifik
TelkomGroup memaparkan tiga pilar infrastruktur digital dalam Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Senin (19/10).

SUMATERA SELATAN — TelkomGroup memaparkan tiga pilar infrastruktur digital untuk mendukung kedaulatan digital nasional dalam ajang Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Senin (19/10). Pilar Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience menjadi landasan memperluas konektivitas dan keamanan ekosistem digital. Langkah ini diarahkan agar Indonesia berperan sebagai pusat konektivitas digital Indo-Pasifik.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan strategi tersebut di hadapan peserta forum yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). TelkomGroup berposisi sebagai mitra pendiri kegiatan yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, inovator, dan komunitas teknologi lintas negara.

Forum bertema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further" itu dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Tujuannya menghubungkan inovasi dengan investasi dan menerjemahkan gagasan menjadi dampak nyata bagi Indonesia serta kawasan.

Tiga Pilar Fondasi Kedaulatan Digital

Dalam paparan "Indonesia's Next Network: Connecting Indonesia and Global, Building the Indo-Pacific Hub", Nanang menegaskan transformasi digital tidak cukup diukur dari luas infrastruktur atau kecanggihan teknologi. Tantangan lebih besar adalah memperkuat daya saing industri, membuka peluang ekonomi baru, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Bagi TelkomGroup, pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada penyediaan aset dan konektivitas. Infrastruktur harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan nilai, dan penguatan kedaulatan digital Indonesia. Karena itu, kami terus menyinergikan kapabilitas konektivitas, pengembangan teknologi, serta keamanan digital untuk mendukung agenda Pemerintah dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital global," ujar Nanang dalam keterangan tertulis, Senin (19/10).

Ketiga pilar tersebut berfungsi sebagai landasan untuk memperluas jangkauan konektivitas, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta menjaga keamanan dan ketahanan ekosistem digital.

Jaringan Serat Optik 211 Ribu Kilometer dan Rencana Gateway Baru

Pilar Sovereign Digital Infrastructure menyinergikan kapabilitas infrastruktur untuk memperkuat konektivitas domestik. Cakupannya meliputi jaringan serat optik, infrastruktur satelit, pusat data, interkoneksi antarpusat data, menara telekomunikasi, jaringan base transceiver station (BTS), hingga internet gateway.

TelkomGroup mengelola lebih dari 211 ribu kilometer jaringan serat optik domestik, tiga satelit, dua community gateway di kawasan Indonesia Timur, serta 30 data center dengan lebih dari 500 kilometer interkoneksi antar fasilitas. Cakupan itu diperkuat lebih dari 40 ribu menara telekomunikasi dan 302 ribu BTS.

Optimalisasi program Universal Service Obligation (USO) di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) menjadi bagian upaya menjembatani kesenjangan digital dari Sabang sampai Merauke. Ke depan, TelkomGroup merencanakan dua internet gateway baru di Jakarta dan Surabaya, melengkapi yang sudah tersedia di Batam dan Manado.

Ekosistem AI dan Sembilan Solusi Telkomsel

Pada pilar Sovereign Intelligence & Impact, TelkomGroup mengorkestrasi ekosistem AI end-to-end yang mandiri. Strategi ini mendorong produktivitas perusahaan, mempercepat inovasi lokal, dan memperluas manfaat ekonomi digital hingga ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ekosistem AI tersebut juga didukung inovasi Telkomsel melalui solusi berbasis AI buatan anak bangsa. Dalam BTW 2026, Telkomsel menampilkan sembilan solusi berbasis AI, di antaranya Adelia sebagai mesin pencari dan asisten digital, serta AUREL yang membantu pengguna mengakses informasi dan ringkasan bisnis lewat interaksi percakapan.

Inovasi lainnya mencakup solusi AI untuk keamanan digital, pendidikan, dan kebutuhan bisnis. Langkah ini memperluas pemanfaatan teknologi sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pelanggan.

Keamanan Digital sebagai Mitra Tepercaya

Pilar Sovereign Trust & Resilience memperkuat posisi TelkomGroup sebagai mitra digital tepercaya bagi sektor korporasi dan pemerintahan. Upayanya melalui penguatan pelindungan data pribadi, ketahanan siber, serta penerapan standar global di industri telekomunikasi dan teknologi.

Kapabilitas tersebut didukung solusi seperti Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN), Secure Access Service Edge (SASE), Post-Quantum Cryptography, dan Security Operations Center (SOC) as a Service. Rangkaian layanan ini menunjang keamanan data dan operasional jaringan bagi pelanggan korporasi.

Kolaborasi TelkomGroup dalam Bali Tech Week 2026 menempatkan infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar penyediaan konektivitas. Bagi pelaku bisnis digital dan investor, tiga pilar itu menjadi sinyal kesiapan ekosistem lokal menuju posisi hub Indo-Pasifik.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks