PAGARALAM — Pemimpin Cabang BRI Branch Office Pagaralam, Agustian Siburian, menyatakan dukungan pemerintah melalui KUR membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Akses pembiayaan yang disertai pendampingan lewat jaringan BRI hingga tingkat unit disebut membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis.
Dua Skema KUR: Mikro Rp 10–100 Juta, Kecil Rp 100–500 Juta
BRI Pagaralam menyediakan dua skema pembiayaan dalam program KUR. KUR Mikro memiliki plafon pinjaman di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta, sedangkan KUR Kecil menyediakan plafon di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.
Kedua skema menawarkan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun sesuai ketentuan program yang berlaku. Pembiayaan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun pengembangan usaha.
Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pendampingan Usaha
Keberadaan BRI Unit yang dekat dengan masyarakat menjadi salah satu upaya menjangkau pelaku UMKM yang membutuhkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha. Lewat kedekatan itu, Mantri BRI dapat mengenali kebutuhan pelaku usaha sekaligus memberikan dukungan sesuai potensi dan kemampuan bisnis masing-masing.
"Peran BRI Unit yang hadir lebih dekat kepada masyarakat menjadikan peluang bagi para Mantri BRI untuk membantu dan mendukung UMKM dalam mengembangkan usahanya," jelas Agustian.
Menurut Agustian, akses pembiayaan yang didukung pendampingan melalui jaringan BRI hingga tingkat unit dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya ke skala yang lebih besar.
Naik Kelas Bukan Hanya soal Modal
Agustian menyebut pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal. Kemampuan mengelola usaha, menjaga keberlanjutan bisnis, dan memperluas akses pasar juga menentukan apakah pelaku usaha benar-benar naik kelas.
"Dengan berkembangnya sektor bisnis karena dukungan pemerintah melalui KUR ini, telah banyak sektor bisnis UMKM yang naik kelas," ujar Agustian.
Ia berharap program KUR memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM di Pagaralam untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing.
Calon Debitur Wajib Lewati Penilaian Bank
Meski plafon pinjaman tersedia hingga Rp 500 juta, calon debitur tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan melalui proses penilaian oleh pihak bank. Pelaku UMKM yang ingin mengajukan pembiayaan perlu memastikan kesesuaian jenis usaha, kebutuhan modal, serta kemampuan membayar angsuran sebelum mengambil pinjaman.
BRI terus mendorong pemanfaatan akses pembiayaan sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan UMKM secara bertahap melalui jaringan layanan yang menjangkau masyarakat.