PALEMBANG — Wajah baru kereta makan KA Sindang Marga kini hadir dengan konsep yang lebih estetik, nyaman, dan modern. Kereta ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati hidangan selama perjalanan, tetapi juga dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan.
Transformasi Layanan: Dari Fungsional ke Pengalaman
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan bahwa transformasi kereta makan ini merupakan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang terus berkembang sesuai kebutuhan pelanggan. “Kami ingin menghadirkan suasana perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi pelanggan selama berada di atas kereta api,” ujar Aida dalam keterangan resmi.
Kereta makan berdesain estetik tersebut diproduksi di Balai Yasa Tegal pada Mei 2025. Kini, kereta tersebut mulai melayani pelanggan di rute Kertapati–Lubuk Linggau.
Apa yang Berubah dari Kereta Makan Lama?
Dibandingkan kereta makan generasi sebelumnya, konsep New Generation menghadirkan tata ruang yang lebih modern dengan pencahayaan dan furnitur yang diperbarui. Suasana di dalam kereta dirancang agar pelanggan merasa lebih rileks saat menyantap hidangan selama perjalanan yang memakan waktu beberapa jam.
Perubahan ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan pelanggan akan fasilitas yang tidak hanya fungsional, tetapi juga instagramable. Dengan tampilan yang lebih estetik, KAI berharap dapat menarik minat lebih banyak penumpang, khususnya generasi muda.
Komitmen KAI: Bukan Sekadar Angkutan Massal
Aida menambahkan, peluncuran kereta makan ini adalah bentuk nyata peningkatan pelayanan yang terus dilakukan KAI. Divre III Palembang berkomitmen untuk terus berinovasi di tengah persaingan moda transportasi darat.
“Transformasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus berkembang sesuai harapan pelanggan,” kata Aida.
Dengan diresmikannya kereta makan New Generation, penumpang KA Sindang Marga kini bisa menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih segar dan berbeda dari sebelumnya. KAI berharap inovasi serupa dapat diterapkan di rute-rute lain di Sumatera Selatan ke depannya.