PALEMBANG — Ketua PGRI Sumatera Selatan Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si. menegaskan peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, momentum itu harus menjadi ruang memperkuat komitmen guru dalam menjalankan tugas profesional sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
Rapat koordinasi di Gedung Guru Lantai 2 itu menyatukan langkah seluruh panitia. Setiap agenda dibahas beserta penanggung jawab dan perencanaan teknisnya.
Delapan Agenda yang Disiapkan Panitia
Panitia menyusun delapan kegiatan yang akan mewarnai rangkaian peringatan. Berikut daftarnya:
- Donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial insan pendidikan kepada masyarakat.
- Upacara peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 sebagai penghormatan atas pengabdian guru.
- Pembacaan Ikrar Guru Indonesia untuk meneguhkan integritas dan tanggung jawab moral pendidik.
- Pemanfaatan media pembelajaran digital agar guru lebih adaptif terhadap teknologi.
- Pembacaan puisi sebagai ruang ekspresi guru menyampaikan pesan pendidikan dan pengabdian.
- Best practice kepemimpinan kepala sekolah dan madrasah untuk berbagi praktik baik tata kelola satuan pendidikan.
- Webinar yang membahas isu-isu strategis pendidikan.
- Ziarah ke makam pahlawan sebagai penghormatan kepada para pendahulu.
Mengapa Media Pembelajaran Digital Masuk Agenda
Agenda pemanfaatan media pembelajaran digital diarahkan agar guru mampu memakai berbagai platform untuk menciptakan proses belajar yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Panitia menilai kemampuan ini semakin dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Hal serupa berlaku pada kegiatan best practice kepemimpinan. Para kepala sekolah dan madrasah didorong saling belajar soal kepemimpinan, inovasi, dan tata kelola untuk membangun lingkungan pendidikan berkualitas.
Puncak Acara di Balai Rakyat OKU Timur
Seluruh rangkaian kegiatan bermuara pada puncak peringatan di Balai Rakyat Komplek Perkantoran Pemkab OKU Timur. Puncak acara diisi upacara peringatan, jalan santai, dan sejumlah kegiatan lain.
Puncak peringatan diharapkan mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian guru. Panitia juga ingin meneguhkan semangat peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Selatan.
Panitia Pastikan Setiap Agenda Punya Penanggung Jawab
Ketua Pelaksana kegiatan Drs. H. Lukman Haris, M.Si. menyampaikan rapat koordinasi menjadi langkah penting memastikan setiap agenda memiliki penanggung jawab dan kesiapan pelaksanaan yang terukur.
"Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara matang," ujar Lukman Haris.
Bukman Lian menambahkan seluruh rangkaian kegiatan perlu dipersiapkan dengan baik agar memberi manfaat nyata bagi para guru dan dunia pendidikan. Menurutnya, peringatan HUT PGRI dan HGN menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, serta meneguhkan komitmen guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.