PALEMBANG — Pemandangan kabel udara yang menggantung dan kusut di sepanjang jalan protokol Palembang perlahan akan menjadi kenangan. Pemkot Palembang melalui program ducting utility mulai merapikan jaringan utilitas dengan memindahkannya ke bawah tanah, dimulai dari kawasan Jalan POM IX.
Mengapa Pemkot Palembang Pilih Sistem Bawah Tanah?
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar proyek estetika. Selama ini, kabel-kabel udara yang semrawut dinilai mengganggu pemandangan kota sekaligus menjadi potensi bahaya bagi keselamatan warga.
"Penataan ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kabel-kabel yang semrawut kita tata agar tidak lagi mengganggu," ujar Ratu Dewa di Palembang, Kamis.
Proyek Disiapkan Setahun, Baru Kini Mulai Dieksekusi
Ratu Dewa mengungkapkan bahwa program ducting utility ini sudah dirancang sejak satu tahun terakhir. Proses pengerjaan di lapangan pun telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk operator telekomunikasi, PLN, dan pemangku kepentingan terkait.
Pemerintah memastikan pengerjaan di lapangan tetap memperhatikan standar keselamatan dan berupaya meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Koridor Mana Saja yang Akan Ditata Setelah POM IX?
Kawasan Jalan POM IX menjadi proyek percontohan. Wali Kota menyebut bahwa program serupa akan dilakukan secara bertahap di sejumlah koridor strategis lainnya di Kota Palembang. Namun, ia belum merinci titik-titik mana saja yang menjadi prioritas berikutnya.
"Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur baru, tetapi juga pada penataan infrastruktur yang sudah ada," tegasnya.
Dampak bagi Warga: Lebih Rapi, Lebih Aman
Melalui sistem ducting utility, seluruh jaringan utilitas seperti kabel telekomunikasi dan jaringan lainnya akan ditanam di bawah tanah. Hasilnya, wajah kota diharapkan terlihat lebih rapi dan mendukung konsep Palembang sebagai kota metropolitan yang modern dan berkelanjutan.
Ratu Dewa pun mengajak masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan tersebut. "Mari kita jaga bersama. Ini untuk Palembang yang lebih indah, lebih tertib, dan semakin maju," ujar dia.