Pencarian

Langit Palembang Cerah pada Sabtu Pagi, AQI Musi 2 Capai 738 dan Sukarami 258

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 06:31:32 WIB
Langit Palembang Cerah pada Sabtu Pagi, AQI Musi 2 Capai 738 dan Sukarami 258
Data IQAir menunjukkan AQI Musi 2 mencapai 738 dan Sukarami 258 pada Sabtu pagi.

PALEMBANG — Data IQAir memperlihatkan jarak angka antarwilayah yang lebar. Musi 2 berada jauh di atas lokasi lain dengan AQI 738, disusul Universitas Sriwijaya pada 350. Dua kawasan itu masuk kategori berbahaya.

Demang Lebar Daun tercatat 296 dan Sukarami 258. Keduanya masih dalam kategori sangat tidak sehat pada skala AQI yang dipakai aplikasi tersebut.

Talang Betutu: 11,61 Itu PM2.5, Bukan AQI

Kawasan Talang Betutu menunjukkan konsentrasi partikulat PM2.5 sebesar 11,61. Angka itu adalah konsentrasi partikulat halus, bukan indeks AQI, sehingga tidak bisa dibandingkan langsung dengan angka Musi 2 atau Sukarami.

Perbedaan metode pembacaan ini kerap membuat warga salah menakar tingkat pencemaran. AQI adalah indeks gabungan, sedangkan PM2.5 mengukur konsentrasi partikel halus berukuran di bawah 2,5 mikrometer.

Mengapa Langit Cerah Tidak Berarti Udara Aman

Langit yang tampak cerah tidak selalu mencerminkan kualitas udara yang layak dihirup. Sebaran polutan bisa berbeda antarwilayah tergantung arah angin dan kondisi atmosfer setempat.

Karena itu, pemantauan berkala diperlukan. Data pukul 05.00 WIB merupakan gambaran pada waktu pengukuran, bukan jaminan kondisi udara bertahan sama sepanjang hari.

Modifikasi Cuaca 19 Oktober Turunkan Kepekatan Partikulat

Kualitas udara dan jarak pandang di sejumlah wilayah Sumatera Selatan sempat membaik setelah operasi modifikasi cuaca pada 19 Oktober 2026. Penurunan kepekatan partikulat terjadi karena sebagian partikel terdispersi secara vertikal ke atmosfer.

"Ini juga kemudian partikulat-partikulatnya kan seperti tadi saya sampaikan menjadi membaik begitu ya karena kepekatannya berkurang sehubungan dengan sebagian ada yang terdispersi secara vertikal ke atas. Sehingga indeks PM 2,5-nya pun kemudian menjadi turun," ujar Budi.

Budi menegaskan operasi modifikasi cuaca tidak serta-merta menghilangkan asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Hujan disebut sebagai salah satu cara paling efektif mengurangi asap di udara.

"Karena asap hilang ini salah satu cara yang paling efektif adalah dengan siraman hujan di samping juga upaya kawan-kawan yang melakukan pemadaman dari darat," ujarnya.

Upaya itu perlu disertai pemadaman kebakaran dari darat dan pengeboman air menggunakan helikopter.

Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Saat indeks pencemaran meningkat, warga sebaiknya mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati.

Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus dapat dipertimbangkan ketika harus beraktivitas di luar rumah. Warga juga diimbau memantau IQAir secara berkala karena kondisi dapat berubah sewaktu-waktu.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumselupdate.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks