PALEMBANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan tidak hanya melakukan serah terima jabatan, tetapi juga menanamkan target besar bagi pemimpin barunya. Benni Rizky kini resmi memimpin Bidang Administrasi Hukum Umum (AHU), menggantikan posisi yang sebelumnya diemban di lingkungan kantor wilayah.
Pelantikan digelar khidmat di Aula Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel, Palembang, Kamis (3/9/2026). Acara ini dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Bulan Mahardika serta seluruh jajaran pegawai, menjadi awal dari langkah baru pelayanan hukum yang lebih responsif.
Maju Amintas memberikan penekanan khusus bahwa posisi ini bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. "Pelayanan AHU merupakan salah satu layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta agar pelayanan dilaksanakan secara cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujarnya saat memberikan sambutan.
Target Kinerja: Pelayanan Cepat Tanpa Ribet
Kepala Kanwil tidak main-main dalam menentukan standar kerja. Ia meminta pejabat baru mampu membangun koordinasi dan kolaborasi yang solid dengan seluruh elemen di kantor wilayah.
Layanan Administrasi Hukum Umum mencakup berbagai kebutuhan vital masyarakat dan pelaku usaha. Mulai dari pengesahan badan hukum, fidusia, hingga penerimaan hak atas tanah. Kelancaran di bidang ini menjadi faktor penentu kepastian hukum di Sumatera Selatan, khususnya di tengah percepatan investasi daerah.
Maju mengingatkan agar seluruh proses tersebut berpijak pada aturan yang berlaku. "Jabatan yang diberikan merupakan amanah dan kepercayaan organisasi. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja organisasi," tambahnya.
Profil Pejabat Baru: Bukan Wajah Baru di Lingkungan Kemenkum
Benni Rizky datang dengan pengalaman mumpuni di lingkungan Kementerian Hukum. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum di Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Hukum.
Latar belakang tersebut menjadi nilai tambah dalam mengelola sistem administrasi yang kini kian terdigitalisasi. Keakraban dengan birokrasi pusat diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan di tingkat daerah.
"Saya siap mengemban amanah ini dan berkomitmen mendukung peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan AHU di Sumatera Selatan," kata Benni dalam rilis yang diterima media. Kesiapannya ini menjawab kebutuhan Kanwil akan pemimpin yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
Mengapa Pelantikan Ini Penting bagi Warga Sumsel?
Pergantian pejabat di lingkungan kementerian seringkali dianggap sebagai urusan internal birokrasi semata. Namun, nyatanya keputusan ini berdampak langsung pada kecepatan pengurusan dokumen hukum bagi ribuan warga dan pelaku usaha di Sumatera Selatan.
Dengan kepemimpinan baru, Kemenkum Sumsel menargetkan hilangnya keluhan tentang birokrasi yang berbelit. Target tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memangkas regulasi yang menghambat, menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Langkah konkret ini menegaskan bahwa pemerintah hadir memberikan kemudahan, bukan hanya seremonial. Kinerja Benni Rizky dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi tolok ukur apakah komitmen meningkatkan kualitas layanan itu berjalan sesuai janji atau sekadar wacana belaka.